Desa Kawasen adalah salah satu desa yang berada di kecamatan Banjarsari kabupaten Ciamis Jawa Barat. Desa Kawasen sendiri berbatasan langsung dengan beberapa wilayah seperti Desa Ciherang dan Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari yang berbatasan langsung di sebelah utara, Desa Pasawahan dan Desa Kalijati Kecamatan Pangandaran di sebelah selatan, Desa Ratawangi dan Desa Panyutraan Kecamatan Padaherang di sebelah timur, dan Desa Langkapsari Kecamatan Banjarsari di sebelah barat.

Luas desa Kawasen sendiri adalah 700.946 Ha dan terdiri dari 4 dusun yaitu dusun Karangwangkal, dusun Batukurung, dusun Sumanding, dan dusun Panamun dengan jumlah total 8 RW dan 33 RT. Komoditas utama di desa Kawasen ini adalah padi sebanyak 338 Ton/th disusul dengan ubi kayu sebanyak 2.5 ton/15 ha. Dari segi komoditas buah-buahan, pisang masih menjadi komoditi terbesar sebanyak 3,6 Ton/15 Ha.

Selain pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber daya alam utama yang dimiliki oleh desa Kawasen, sumber daya lain yang juga dimanfaatkan oleh warga sekitar juga terdiri dari bidang peternakan, perikanan, juga potensi wisata alam seperti Curug Kawasen dan wisata gunung Kayu Putih.

Mengulas tentang sejarah kawasen, Konon pada jaman dahulu terdapat Kadaleman Kawasen yang sangat berperan dalam sejarah diranah sunda (Jawa Barat) yang muncul pada awal abad 17 yaitu awal tahun 1600 dengan Dalem yang tersohor antara lain: Ki Wiradana, Bagus Sutapura atau Tumenggung Sutanangga dan Ngabehi Wiradana.

Mengenai nama Kawasen menurut kamus bahasa sunda, maka mengandung arti Boga Kakuatan (bahasa sunda) yang berarti punya kewenangan guna melakukan dan mencegah bermacam-macam persoalan, akan tetapi seandainya kata Kawasen berasal dari kata Kawasan, maka artinya yaitu daerah bawahan yang dikuasai penguasa yang mengatur segala kehidupan ditempat yang dikuasainya. Seandainya Kawasen berasal dari kata Wesi (yang dimaksud Besi) maka akan timbul istilah Wewesen yang berarti pengaruh atau kekuatan yang membuat orang kagum. Melihat makam Dalem Kawasen berada di wilayah desa Kawasen besar kemungkinan nama Kawasen berasal dari nama tersebut diambil dari nama Dalem Kawasen.

Desa Kawasen muncul sebagai sebuah desa hasil pemekaran dari Desa Cicapar. Berdasarkan keputusan Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan ditindaklanjuti oleh keputusan Bupati Ciamis tentang pemekaran desa, maka sejarah telah mencatat peristiwa penting dimasa modern yaitu pada tahun 1981 Desa Cicapar dimekarkan menjadi 2 bagian wilayah Desa Cicapar dan Desa Kawasen.